
Sejak bergabung dengan ITB beberapa waktu lalu, Ganesha sebagai lambang ITB cukup mengusik. Arti lambang Ganesha ITB ternyata tidak ditemukan pada situs resmi Perguruan Tinggi Negeri tersebut, kalaupun ada adalah pada petunjuk tesis ITB itu pun ternyata mempunyai arti berbeda dari berbagai sumber yang tersebar di internet. Berikut arti lambang Ganesha Institut Teknologi Bandung.
Kapak : Lambang Sifat Ksatria
Cawan : Lambang Sumber Ilmu Pengetahuan yang tiada habisnya
Gading (patah) : Lambang pengorbanan diri untuk menyelesaikan masalah yang merintangi kemajuan ilmiah
Tasbih : Lambang Kebijaksanaan
Selendang : Lambang Kesucian
Buku : Lambang Keilmuan
Dari berbagai sumber di internet diketahui bahwa Ganesha merupakan Dewa Ilmu Pengetahuan yang mempunyai berbagai versi ada yang bertangan dua ada pula yang bertangan empat selain itu ada pula yang bergading patah dan ada yang tidak. Atribut yang menyertainya pun ditemukan sekitar 20 variasi. Untuk atribut selendang ternyata tidak diketemukan, atribut yang nampak seperti selendang tersebut ternyata pada berbagai sumber menyebutkan bahwa itu adalah ular yang menghadap ke bawah. Beberapa atribut yang digunakan oleh Ganesha pada lambang ITB ternyata mempunyai arti yang berbeda, berikut arti atribut Ganesha lambang ITB yang berhasil dikumpulkan dari berbagai sumber.
Kapak : Lambang Penghancur Rintangan dan Halangan
Cawan berisi memanisan yang dihisap oleh belalai : Lambang Manis/Kesenangan yang diperoleh setelah menghalau halangan dan rintangan
Gading (patah) : Lambang pengorbanan diri untuk menyelesaikan masalah yang merintanginya
Tasbih : Lambang Pengetahuan yang tiada putusnya
Ular yang merambat ke bawah : Lambang Kekuatan yang luar biasa
Buku : Lambang Keilmuan
Bagaimana warga ITB sendiri?
Sudahkah berjiwa bak Ganesha?
8 tanggapan so far ↓
mustfree // 5 Mei 2008 pada 8:34 |
ITB punya nama lain pak…
UGD : Universitas Gajah Duduk
UGM : Universitas Gajah Mbandung
Rian // 7 Mei 2008 pada 10:21 |
Kalo UGD sih sepengetahuan saya kampusnya pak Ridzal, Universitas Guna Darma tp berhubung mirip dengan Unit Gawat Darurat jdnya disingkat cm UG tuh pak…
Jd cari kaos Universitas Gadjah Mbandung tidak pak?
kuke // 25 Mei 2008 pada 15:45 |
Nah, kan sudah jadi warga ITB. Sudahkah berjiwa bak Ganesha?
Rian // 3 Juni 2008 pada 0:40 |
Mbak Ayu a.k.a. Kuke, minta dianalisis ke-Ganesha-annya pake sifat Ganesha yang mana? versi ITB sendiri atau versi yang dari berbagai sumber?
kuke // 9 Juni 2008 pada 13:23 |
berhubung aku hasil campur2.. lebih enakan yg bukan versi ITB.. ^_^
Benny Novianugroho // 14 Agustus 2008 pada 12:52 |
wah..sebagai alumni sipil ITB ikut komen ah..
di ITB sendiri gak pernah ada penjelasan dari rektorat mengenai makna Ganesha ini
justru ketika OSPEK yg memakan waktu 9 bulan ketika itu saya baru tau maknanya..
hehehe..
Salam Ganesha,
150 00 118
Sumarni // 29 Oktober 2008 pada 20:31 |
wah kalau saya dari awal INKM (inisiasi keluarga mahasiswa) 2008 Agustus kmarin udah tau apa maknanya gajah lucu yang lagi ngedudukin buku terbuka itu.
sepertinya gajah itu perfeksionis. lambang apapun dimaknai baik ya..
sekadar berimajinasi..
kalau saja kapak, tasbih, cawan, gadingnya diganti dengan handphone, laptop, gelas berisi kopi panas, dan microphone kan bagus juga..
eh itu hanya fiksi..
takut kualat ngatain yang macem”..hheee
eh,,saya lagi butuh masukan tentang tulisan” saya..
buka aja di
black-microphone.blogspot.com
tinggalkan komentar juga ya..
abdul aziz // 6 Maret 2009 pada 0:13 |
cek dulu kapaknya warnanya merah bukan?