Sekedar Diskusi dan Berbagi Pikir

Bergeming

11 Juni 2008 · 2 Komentar

Beberapa tahun lalu ketika membaca salah satu seri dari novel Harry Potter terdapat kalimat yang kurang lebih demikian “…namun Dumbledore bergeming…”. Kalimat bermaksud menggambarkan Prof. Dumbledore tidak bereaksi atas suatu aksi. Wah sepertinya ada salah penerjemahan atau salah penulisan, mungkin seharusnya kalimat tersebut adalah “…namun Dumbledore tak bergeming…”.

Beberapa hari kemudian ada artikel di harian Kompas yang menggunakan kata bergeming untuk menyatakan tidak ada reaksi atas suatu aksi. Penasaran akan penggunaan kata ‘bergeming‘ tentu yang bisa menjawab adalah buku tebal yang bernama Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Hasil dari pencarian di dalam KBBI menunjukkan bahwa kata ‘bergeming‘ mempunyai arti ‘tidak bergerak sama sekali‘. Berarti banyak kesalahan dalam penggunaan kata ‘bergeming‘ selama ini.

Nasib perubahan kata yang menjadi memiliki arti yang berlawanan dari yang seharusnya juga dialami oleh kata ‘acuh‘. Seperti pada lagu dari Once (vokalis Dewa 19) yang awal baitnya kurang lebih demikian “Kau mulai acuhkan diriku…”. Kalimat tersebut bertujuan menunjukkan bahwa sang penyanyi telah tak dipedulikan lagi oleh kekasihnya, namun apabila dibaca pada KBBI akan diperoleh arti bahwa ‘acuh’ = ‘peduli’.

Apabila ditanyakan kepada teman, kenalan, saudara, mahasiswa, dsb akan kata ‘acuh’ berikut adalah skenario yang biasa terjadi.

Tanya: Apa arti dari kata ‘acuh’?
Jawab: Cuek, tak peduli.

Tanya: Jika demikian apa arti dari ‘acuh tak acuh’?
Jawab: ?????!?!?!?!? (bingung karena sadar jika salah)

Masihkah kita acuh tak acuh terhadap Bahasa Indonesia? :D

Kategori: Bahasa Indonesia
Tagged: , , , , , , , , , ,

2 tanggapan so far ↓

Tinggalkan sebuah Komentar