Beberapa tahun lalu ketika membaca salah satu seri dari novel Harry Potter terdapat kalimat yang kurang lebih demikian “…namun Dumbledore bergeming…”. Kalimat bermaksud menggambarkan Prof. Dumbledore tidak bereaksi atas suatu aksi. Wah sepertinya ada salah penerjemahan atau salah penulisan, mungkin seharusnya kalimat tersebut adalah “…namun Dumbledore tak bergeming…”.
Beberapa hari kemudian ada artikel di harian Kompas yang menggunakan kata bergeming untuk menyatakan tidak ada reaksi atas suatu aksi. Penasaran akan penggunaan kata ‘bergeming‘ tentu yang bisa menjawab adalah buku tebal yang bernama Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Hasil dari pencarian di dalam KBBI menunjukkan bahwa kata ‘bergeming‘ mempunyai arti ‘tidak bergerak sama sekali‘. Berarti banyak kesalahan dalam penggunaan kata ‘bergeming‘ selama ini.
Nasib perubahan kata yang menjadi memiliki arti yang berlawanan dari yang seharusnya juga dialami oleh kata ‘acuh‘. Seperti pada lagu dari Once (vokalis Dewa 19) yang awal baitnya kurang lebih demikian “Kau mulai acuhkan diriku…”. Kalimat tersebut bertujuan menunjukkan bahwa sang penyanyi telah tak dipedulikan lagi oleh kekasihnya, namun apabila dibaca pada KBBI akan diperoleh arti bahwa ‘acuh’ = ‘peduli’.
Apabila ditanyakan kepada teman, kenalan, saudara, mahasiswa, dsb akan kata ‘acuh’ berikut adalah skenario yang biasa terjadi.
Tanya: Apa arti dari kata ‘acuh’?
Jawab: Cuek, tak peduli.
Tanya: Jika demikian apa arti dari ‘acuh tak acuh’?
Jawab: ?????!?!?!?!? (bingung karena sadar jika salah)
Masihkah kita acuh tak acuh terhadap Bahasa Indonesia?
4 tanggapan so far ↓
sandy // 14 Oktober 2008 pada 22:08 |
wah kayaknya boleh nih nulis di kolom bahasa majalah TEMPO
salam bro
Enal Farid // 23 Januari 2009 pada 13:56 |
Ada ungkapan yg mengatakan kesalahan yg dilakukan secara terus menerus akan menjadi kebenaran.. hehehe
widi // 25 Agustus 2009 pada 11:54 |
Apakah mungkin “acuh” di sini dalam pengertian bahasa anak muda, yang artinya tidak peduli?
Contoh lain, “Kamu tahu rumah pak Amin?” Jawab: “Tahu” (sambil mengangkat bahu). Artinya, yang dimaksud si penjawab adalah “tidak tahu”. ‘Tul gak?
By the way, setelah baca penjelasan di atas, saya juga baru tahu bahwa “bergeming” artinya tidak bereaksi. Ala mak……… saya sudah terlanjur berkali-kali menulis dengan pengertian sebaliknya.
Rian // 31 Agustus 2009 pada 0:50 |
Hehehe… tapi bagaimana jawaban yang seharusnya…??? “tahu” atau “tidak tahu”..??? jika yg dimaksudkan adalah tidak tahu..??
Skg ini ada kata yg mulai bernasib sama dg kata2 tsb yaitu “hirau” hanya tinggal menunggu waktu..