Blazer Jelajah Pantai Selatan
Bersama Komunitas Opel dan Chevy
Malingping – Palabuhan Ratu 7-9 Maret 2009
Perjalanan keesokan harinya diawali dengan meluncurnya para petugas lapangan terlebih dahulu ke lokasi Pantai Malingping dengan selisih kurang lebih 15 menit dari rombongan utama. Para petugas lapangan ini memiliki 2 tugas utama, pertama melaporkan kondisi jalan kepada Road Captain, kedua menyiapkan susunan parkir ketika rombongan besar sampai di lokasi Pantai Malingping.
Ada kejadian yg cukup unik ketika para petugas lapangan berurutan saling melaporkan sampai dengan road captain. Pelaporan ini disampaikan dengan cara petugas lapangan 1 melaporkan titik pedoman (check point) kepada petugas lapangan 2 dan diestafetkan sampai pada road captain. Nah, ada 1 buah titik pedoman yaitu sebuah papan nama bertuliskan “Jasa Antar Mak Erot”. Ketika titik pedoman tersampaikan kepada road captain dan terdengar oleh seluruh peserta turing, bisa dibayangkan kehebohan yang terjadi. Selain itu ketika petugas lapangan 4 berhenti titik pedoman tersebut untuk memastikan komunikasi dari petugas lapangan lainnya terhadap road captain berjalan dengan baik, dengan serta merta terjadi pengeroyokan terhadap petugas lapangan 4 oleh para tukang ojek yg menawarkan jasa antar tersebut. Karuan saja petugas lapangan 4 kewalahan menolak tawaran yg menggiurkan tersebut demi kelancaran turing BJPS ini.

Jagorawi-Jalan Alternatif Cikidang-Palabuhan Ratu. Perjalanan rombongan sempat terhambat pada pintu tol Cibubur sehingga menyebabkan susunan konvoi menjadi berantakan. Susunan yg berantakan ini kemudian dirapikan kembali pada daerah Parung Kuda. Selanjutnya perjalanan kembali dilanjutkan hingga masuk rute yg cukup menantang yaitu pada pada jalur alternatif Cikidang. Rute tersebut memberikan keuntungan yaitu akses yg lebih pendek ke Palabuhan Ratu dan adanya pemandangan indah yg menarik dan dapat digunakan untuk melakukan sesi foto pada daerah kebun kelapa sawit. Sayang seribu sayang pemandangan menarik tersebut tidak dapat diabadikan mengingat waktu yg sudah cukup siang sehingga dikhawatirkan terlambat sampai di hotel. Tantangan dimulai selepas pemandangan indah pada kebun kelapa sawit yaitu penuh dengan tikungan-tikungan tajam bahkan tikungan tusuk konde (hairpin), tanjakan yang sedemikian terjal, dan turunan yg cukup curam juga beberapa titik yg sangat sempit untuk berpapasan dengan kendaraan lain.