Bergeming

11 Jun

Beberapa tahun lalu ketika membaca salah satu seri dari novel Harry Potter terdapat kalimat yang kurang lebih demikian “…namun Dumbledore bergeming…”. Kalimat bermaksud menggambarkan Prof. Dumbledore tidak bereaksi atas suatu aksi. Wah sepertinya ada salah penerjemahan atau salah penulisan, mungkin seharusnya kalimat tersebut adalah “…namun Dumbledore tak bergeming…”.

Beberapa hari kemudian ada artikel di harian Kompas yang menggunakan kata bergeming untuk menyatakan tidak ada reaksi atas suatu aksi. Penasaran akan penggunaan kata ‘bergeming‘ tentu yang bisa menjawab adalah buku tebal yang bernama Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Hasil dari pencarian di dalam KBBI menunjukkan bahwa kata ‘bergeming‘ mempunyai arti ‘tidak bergerak sama sekali‘. Berarti banyak kesalahan dalam penggunaan kata ‘bergeming‘ selama ini.

Nasib perubahan kata yang menjadi memiliki arti yang berlawanan dari yang seharusnya juga dialami oleh kata ‘acuh‘. Seperti pada lagu dari Once (vokalis Dewa 19) yang awal baitnya kurang lebih demikian “Kau mulai acuhkan diriku…”. Kalimat tersebut bertujuan menunjukkan bahwa sang penyanyi telah tak dipedulikan lagi oleh kekasihnya, namun apabila dibaca pada KBBI akan diperoleh arti bahwa ‘acuh’ = ‘peduli’.

Apabila ditanyakan kepada teman, kenalan, saudara, mahasiswa, dsb akan kata ‘acuh’ berikut adalah skenario yang biasa terjadi.

Tanya: Apa arti dari kata ‘acuh’?
Jawab: Cuek, tak peduli.

Tanya: Jika demikian apa arti dari ‘acuh tak acuh’?
Jawab: ?????!?!?!?!? (bingung karena sadar jika salah)

Masihkah kita acuh tak acuh terhadap Bahasa Indonesia?πŸ˜€

9 Tanggapan to “Bergeming”

  1. sandy 14 Oktober 2008 pada 22:08 #

    wah kayaknya boleh nih nulis di kolom bahasa majalah TEMPO
    salam bro

  2. Enal Farid 23 Januari 2009 pada 13:56 #

    Ada ungkapan yg mengatakan kesalahan yg dilakukan secara terus menerus akan menjadi kebenaran.. hehehe

  3. widi 25 Agustus 2009 pada 11:54 #

    Apakah mungkin “acuh” di sini dalam pengertian bahasa anak muda, yang artinya tidak peduli?
    Contoh lain, “Kamu tahu rumah pak Amin?” Jawab: “Tahu” (sambil mengangkat bahu). Artinya, yang dimaksud si penjawab adalah “tidak tahu”. ‘Tul gak?
    By the way, setelah baca penjelasan di atas, saya juga baru tahu bahwa “bergeming” artinya tidak bereaksi. Ala mak……… saya sudah terlanjur berkali-kali menulis dengan pengertian sebaliknya.

    • Rian 31 Agustus 2009 pada 0:50 #

      Hehehe… tapi bagaimana jawaban yang seharusnya…??? “tahu” atau “tidak tahu”..??? jika yg dimaksudkan adalah tidak tahu..??πŸ˜€

      Skg ini ada kata yg mulai bernasib sama dg kata2 tsb yaitu “hirau” hanya tinggal menunggu waktu..πŸ˜€

  4. phantomxy 29 Juli 2010 pada 5:09 #

    wah ternyata aku sering keliru mengartikan

    • Rian 8 Agustus 2010 pada 1:30 #

      Tapi setidaknya sekarang sudah tauπŸ˜€

  5. Donny 3 November 2010 pada 23:30 #

    Ada juga kemungkinan lain, kamusnya SALAH dibuat. Karena dari dulu sekali semasih kecil, istilah “tak bergeming” berarti tidak bergerak / tidak berubah.

    • Rian 23 Januari 2011 pada 10:40 #

      Hmm… waktu masih kecil taunya dari mana Pak Donny? dari kamus atau dari kata orang?πŸ˜€

  6. sutikno 18 Februari 2011 pada 7:17 #

    pak donny pasti dapat dari penggunaan sehari-hari karena waktu itu kbbi belum ada . justru kamus itu yang pak donny bilang salah dibuat….. kedua pihak pakai kata “dulu” tapi beda waktu …. yg satu setelah kamus dibuat sekitar 1982 …… yang lain sebelum kamus besar bahasa indonesiaa itudibuat, jadi sebelum 1982 ….😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: