Demonstrasi dan Kesadaran Diri

3 Jul

Beberapa waktu lalu di Jakarta terjadi demonstrasi “mahasiswa”. Menariknya demonstrasi ini tidak jelas arahnya menentang kenaikan harga BBM atau mempertanyakan korban UNAS yang sayangnya berakhir dengan kerusuhan. Melihat kondisi yang sudah mulai kondusif atas kenaikan harga BBM, nampaknya demonstrasi tidak perlu dilakukan. Jika memang demo ttg korban Unas, kenapa demo dilakukan di gedung DPR/MPR, bukan di Polres Jakarta Selatan?

Jika dilihat dari sisi lain ada hal menarik yaitu bahwa seringkali demonstrasi massa adalah bertujuan untuk menuntut suatu kebenaran atau menginginkan sesuatu menjadi lebih baik. Sayangnya para pelaksana demonstrasi seringkali tidak mengaca diri atau tidak sadar diri. Ketidaksadaran tersebut mungkin bisa disajikan dalam beberapa pertanyaan berikut.

1. Benarkah naik di atas atap sebuah mobil yang sedang berjalan menuju tempat demo?
2. Benarkah berkedara dengan sepeda motor menuju tempat demo tanpa menggunakan helm?
3. Benarkah berdemo dengan mengganggu pengguna jalan lainnya?
4. Benarkah berdemo dengan merusak?

Jika semua jawaban di atas adalah tidak maka hanya ada 1 kalimat yang perlu diperhatikan.

NGACA DULU SEBELUM BERANGKAT DEMO….!!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: