Program Asal Usul Trans7 yang (sedang) Asal tentang Lebah Madu

19 Jan

Sore ini di Trans7 ada program yang bernama Asal Usul dg slogan khasnya “Yang asal dilarang usul, yg usul ga boleh asal”. Program hari ini membahas tentang madu lebah hutan namun ada beberapa poin yang nampaknya jadi asal. Poin-poin ini akan dapat memberikan efek pemahaman yang kurang tepat kepada orang awam.

Statemen yg muncul dan dapat memberikan kesalahpahaman tersebut di atas kurang lebih adalah sebagai berikut.

  1. Madu lebah hutan lebih alami dan berkhasiat karena tidak diternakan dan diproses dg cara tradisional.
  2. Kualitas madu sebagai makanan organik dipengaruhi oleh adanya penyemprotan pestisida dan air gula yang diberikan kepada lebah pada saat musim paceklik (tidak ada bunga).
  3. Lebah madu yang bernama latin Apiaries.

Berikut tanggapannya.

  1. Jika memang demikian mengapa acara ini tidak menguji secara laboratoris 2 jenis madu, yaitu madu dari lebah ternak dan lebah hutan? mengapa hanya madu hutan saja?
  2. Penggunaan pestisida pada umumnya menyebabkan lebah mati, sehingga nyaris tidak cukup koloni untuk mengumpulkan madu. Pemberian air gula biasa dilakukan oleh peternak lebah sebagai kompensasi atas madu yang diambilnya, karena sesungguhnya madu adalah makanan cadangan yang disimpan oleh lebah pada musim paceklik. Makanan utama lebah adalah tepung sari (pollen).
  3. Berikut sebagian taksonomi nomenklatur dari lebah madu.
  • Kelas : Insecta.
  • Ordo : Hymenoptera.
  • Famili : Apidae.
  • Genus : Apis.
  • Spesies : Apis cerana, Apis dorsata, Apis florea, Apis mellifera.

Jadi, kualitas madu dari sisi pemrosesannya bukan atas nama tradisional atau modern tapi lebih pada langkah-langkah yang ada dalam proses tersebut. Pestisida memang mempengaruhi kualitas madu, namun jika terdapat penyemprotan di sekitar lokasi maka tidak akan cukup madu untuk dikumpulkan karena lebah madu biasanya akan mati. Kualitas madu lebih terukur adalah jika mengacu SNI 01-3545 tahun 2004 sebagai perbaikan dari SNI 01-3545 tahun 1994.

Tidak ada nama latin dari lebah madu baik dari kelas sampai dengan spesies mengandung kata Apiaries.

Mungkin akan lebih baik jika menguji dari mitos madu yang banyak beredar di masyarakat agar ilmu perlebahan di Indonesia tidak tetap tertinggal 100 tahun dari negara maju.

WOOOIIIII…… Trans7….. kalo ASAL JANGAN USUL DAN KALO USUL GA BOLEH ASAL YAAAA…..!!!!!!!!!

12 Tanggapan to “Program Asal Usul Trans7 yang (sedang) Asal tentang Lebah Madu”

  1. hannif 25 Januari 2009 pada 21:29 #

    wah…
    hebat y…

    bapak segala tau…

    dari bidang IT sampai bio

    makasih banyak untuk perbaikan informasi yang sudah diberikan

    untuk Trans7 sebaiknya cari sumber selengkap mungkin sebelum membahas sesuatu

    soalnya saya salah satu penggemar asal usul,,, jadi saya tidak mau kecewa

    • Rian 26 Januari 2009 pada 22:30 #

      Kebetulan aja krn saya menggeluti bidang perlebahan sejak th 1999 hehe… klo hal lain saya blm tentu tau 😀

  2. Irma 27 Januari 2009 pada 20:14 #

    widih hebat ya, trus untuk tau madu itu aseli gimana siy? penjual madu selalu mengatakan madunya aseli dengan asumsinya masing2, sampe2 aku dibuat binun.

    Hebat euy bapak yang atu ini

    • Rian 29 Januari 2009 pada 1:00 #

      Hmm…. biasanya yg dijadikan acuan tentang madu asli atau murni hanya sebatas mitos (baca mitos madu)
      Nah secara kasat mata sulit dideteksi keaslian atau kemurnian madu. Terakurat adalah dengan melalui uji laboratorium dengan acuan SNI 01-3545 tahun 2004, atau setidaknya dapat menunjukkan kadar HMF dan Aktivitas Enzim Diastase.
      Namun jika tidak memungkinkan untuk uji laboratorium bisa dicobakan dengan mengoleskan madu pada luka terbuka. Sifat madu yg higroskopis (penyerap air) akan mempercepat proses keringnya luka.

  3. iwanmalik 29 Januari 2009 pada 12:01 #

    Tips asli tidaknya madu:
    -Madu asli dalam botol bila dikocok akan berbuih
    -Madu asli bila di taruh di selembar kertas, sulit diserap oleh kertas sedangkan yang palsu akan mudah diserap oleh kertas karena kadar airnya biasanya tinggi
    -Gunakan polarimeter, madu asli secara optis akan memutar ke kiri, yang palsu akan memutar ke kanan.

    http://iwanmalik.wordpress.com
    Info pendidikan & Wirausaha

    • Rian 29 Januari 2009 pada 12:35 #

      Terima kasih masukkannya pak Iwan..
      Untuk madu asli atw murni akan tetap berbuih selama kadar airnya tinggi pak, baik itu dikocok, dituang ke tempat lain, dsb. Skg ini kami punya stok madu kapuk randu yg sangat mudah berbuih lho pak.

  4. nandes 30 Januari 2009 pada 11:28 #

    hi pak rian bisa bantu saya nda?
    saya lagi TA tentang madu nie, saya lagi meneliti faktor-faktor yang mempengaruhi kekentalan madu?
    saya mau eksperimen faktor manakah yang berperan besar, karena kan madu yang bagus kadar airnya hanya 18.5%
    apakah bapak punya buku atau link sejenis untuk menjawab masalah ini..
    Terima kasih pak

    • Rian 30 Januari 2009 pada 22:27 #

      Banyak faktor yg mempengaruhi kekentalan madu seperti suhu, kelembaban, dsb. Coba saja googling dg keyword “honey viscosity” Semoga membantu, sukses buat T.A.-nya… klo dah jadi hsl eksperimennya & tidak berkeberatan, saya minta laporannya ya…??😀

  5. asiko 19 Februari 2009 pada 19:56 #

    OK boss…
    sukses buat madunya…
    linknya sudah saya tambahkan juga..

  6. wahid 5 Agustus 2009 pada 16:31 #

    untuk mengetahi tentang madu bisa lihat di blog: apilesta7.blogspot.com

  7. restu vither 7 Juli 2010 pada 20:38 #

    bagaimana cara mengatasi kejang-kejang?

    • Rian 8 Agustus 2010 pada 1:30 #

      Kejang-kejang kenapa tuh…??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: