Defensive Driving Tips 2 dari 10

8 Agu

Semua jenis kendaraan memiliki titik buta (blind spot), semakin besar kendaraan maka semakin besar pula titik butanya. Titik buta ini ada karena manusia hanya mampu melihat 90 derajat tiap sisi dan keterbatasan sudut pandang spion kendaraan.

Karena spion tidak dapat menjangkau seluruh bidang pandang maka sebaiknya dilakukan “head check” atau “shoulder check” yaitu menengok ke kanan atau ke kiri sebelum berpindah jalur. Meskipun tidak akan jelas jenis kendaraan yg dilihat, namun setidaknya diketahui ada atau tidaknya halangan.

Selain itu cara ini juga sesuai dengan UU No.22 tahun 2009 Pasal 112 ayat 1 dan ayat 2
(1) Pengemudi Kendaraan yang akan berbelok atau berbalik arah wajib mengamati situasi Lalu Lintas di depan, di samping, dan di belakang Kendaraan serta memberikan isyarat dengan lampu penunjuk arah atau isyarat tangan.
(2) Pengemudi Kendaraan yang akan berbelok atau berbalik arah wajib mengamati situasi Lalu Lintas di depan, di samping, dan di belakang Kendaraan serta memberikan isyarat dengan lampu penunjuk arah atau isyarat tangan.

Sumber: Ford DSFL Handbook oleh IDDC, disesuaikan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: