Defensive Driving Tips 4 dari 10

8 Agu

Gangguan dalam berkendara

Mengemudi adalah pekerjaan yang berbahaya sehingga memerlukan konsentrasi tinggi. Membiarkan konsentrasi terganggu saat mengemudikan kendaraan dapat menyebabkan celaka.

Harus diingat: Membiarkan konsenterasi terganggu saat mengemudi dapat menyebabkan celaka

Ada 2 jenis gangguan dalam mengemudi yaitu gangguan internal (internal distraction) dan gangguan eksternal (external distraction) sebagai berikut.

Gangguan Internal

* Penumpang dapat dianggap sebagai gangguan jika pada saat di dalam kendaraan mengajak pengemudi berbicara dengan topik pembicaraan yang terlalu berat. Jangan biarkan penumpang mengganggu pengemudi. Ajarkan cara bersikap yang benar selama di dalam mobil. Jika pembicaraan terlalu berat ada baiknya minggir sejenak untuk menyelesaikan pembicaraan.

* Radio dan TV mobil jg dapat mengganggu konsentrasi kita dalam mengemudi. Banyak kecelakaan terjadi saat melakukan penukaran CD Audio atau pindah saluran radio atau televisi sambil mengemudi. Sebaiknya siapkan musik atau saluran radio/tv yg ingin dinikmati selama perjalanan.

* Merokok, makan, atau minum saat mengemudi dianggap sebagai gangguan karena dapat memecah konsentrasi. Misalnya jika ada api rokok yang jatuh ke pangkuan, refleks yang terjadi adalah berusaha menyingkirkan api tersebut. Ketika menyingkirkan rokok maka konsentrasi terhadap jalan akan berkurang dan berisiko terjadinya kecelakaan. Demikian pula jika ada saus atau bagian makanan yang jatuh ke diri pengemudi. Sebaiknya berhenti atau bergantian mengemudi jika hendak merokok, makan, maupun minum.

* Penggunaan telefon selular ketika mengemudi juga berbahaya, bahkan di beberapa negara sangat dilarang. Penelitian internasional menunjukkan menelefon sambil mengemudi menyumbangkan satu dari setiap empat kecelakaan mobil. Menurut data statistik internasional terjadi 1.500.000 kecelakaan setiap tahunnya atau lebih dari 4.000 setiap harinya. Bahaya yg ditimbulkan bukan terletak pada perangkat bebas tangan (handsfree), namun lebih pada topik yang dibicarakan. Jadi bahayanya adalah karena otak dipaksa berfikir hal penting lainnya pada saat mengemudi. Selain itu hal ini jg telah dilarang pada pasal 106 UU no.22 th 2009 dg ancaman denda Rp750.000.

Gangguan Eksternal
Keingintahuan pengemudi terhadap segala sesuatu yang terjadi di luar kendaraan seperti kendaraan yang sedang diberhentikan polisi, kecelakaan, teman atau orang-orang di kendaraan lain, iklan-iklan di pinggir jalan, perbaikan jalan, pekerjaan jalan, atau objek-objek lain yang dapat mengganggu konsentrasi pengemudi.

Sumber: Ford DSFL handbook oleh IDDC disesuaikan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: