Petunjuk Tertib Berlalu Lintas di Jalan Tol

20 Nov

Keamanan dan kenyamanan di ajalan raya didambakan setiap pengendara kendaraan bermotor, termasuk pengendara mobil di jalan tol. Syarat utama memperoleh kedua hal tersebut adalah memahami arti tertib lalu-lintas, baik di jalan tol maupun bukan tol. Kemacetan dan kecelakaan di jalan raya sebagian besar disebabkan karena kurang tertibnya pengendara, termasuk mengabaikan kepentingan dan keselamatan kendaraan lain. Berikut hal-hal penting sebagai acuan dan pegangan pengendara, demi kenyamanan bersama.

Jalan tol adalah jalan bebas hambatan, artinya jalan yang tidak memiliki perlintasan sebidang, dengan titik masuk dan titik keluar yang terkendali.

Kecepatan lalu lintas di jalan tol sangat tergantung dari jumlah kendaraan yang menggunakannya, semakin padat semakin lambat kecepatannya. Cara mengemudi kendaraan juga sangat menentukan kelancaran lalu lintas di jalan bebas hambatan.

Perhatikan Kecepatan. Kita dapat membantu kelancaran laluu lintas di jalan tol dengan memperhatikan hal-hal berikut ini. Selalu sesuaikan kecepatan Anda dengan kecepatan lalu lintas di lajur tempat Anda berada. Jangan kurangi kecepatan bila tidak perlu.

Lajur Penyesuaian. Semua titik keluar masuk jalan tol selalu dilengkapi dengan lajur khusus perlambatan/percepatan (lajur penyesuaian). Jika kita akan keluar dari jalan tol, perlambat kendaraan di lajur penyesuaian, bukan di lajur utama. Jika kita akan masuk jalan tol, percepat kendaraan di lajur penyesuaian sehingga pada saat bergabung di lajur utama kecepatan kita telah sesuai dengan kecepatan lalu lintas yang ada.

Bahu Jalan. Bahu jalan hanya digunakan untuk keadaan darurat seperti gangguan mesin atau ban. Bila kita akan kembali masuk lajur lalu lintas, sesuaikan kecepatan kendaraan di bahu jalan sebelum bergabung ke lajur lalu lintas.

Melihat dan Dilihat. Lampu kendaraan bukan saja agar kita dapat melihat dalam kondisi gelap, tetapi juga agar dapat dilihat oleh kendaraan lain. Nyalakan lampu pada saat cuaca mulai meremang karena hujan, kabut atau menjelang malam, agar dapat terlihat oleh kendaraan lain.

Lampu Hazard. Apabila kita terpaksa berhenti di lajur lalu lintas, segera nyalakan lampu hazard agar pengendara lain menyadarinya, untuk menghindarikecelakaan. Lampu hazard hanya digunakan pada keadaan darurat pada kondisi normal menggunakan lampu biasa.

Prinsip yang hendaknya selalu kita pegang adalah sbb.

  • Jangan sampai kita menghambat arus lalu lintas
  • Selalu sesuaikan kecepatan kita dengan arus lalu lintas yang ada
  • Jaga keamanan dan keselamatan orang lain dan diri sendiri.
  • Kepentingan umum harus selalu didahulukan, jangan sampai kita mengganggu lalu lintas.

(Sumber: Buku Petunjuk Tertib Lalu lintas di Jalan Tol, Jasamarga)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: